Rabu, 10 Juli 2019

Aminah, Sosok Sederhana yang Raih Sukses dengan Berjualan Pecel


Kesuksesan bisa datang dari mana saja. Itu memang benar. Namun, tentu saja sukses tak datang dengan mudah. Perlu upaya yang besar untuk mendapatkannya termasuk jatuh bangun. Itulah yang dirasakan Aminah, sosok sederhana yang patut terima asuransi wakaf Allianz yang raih kesuksesannya dengan berjualan pecel.

Sempat Berbudidaya Jamur
Sebelum memutuskan untuk berjualan pecel, Aminah dan suami sebenarnya memulai bisnisnya dengan budidaya jamur di halaman rumah. Hanya saja, perjalanan bisnis tidak seperti yang diharapkan. Bisnis jamurnya tak kunjung mendapatkan kesuksesan dan membuatnya serta suami yang bernama Agus Fauzi banting setir ke jualan pecel semanggi.

Pecel semanggi adalah salah satu makanan khas Jawa Timur yang sudah melegenda. Bila biasanya Anda harus datang dulu ke Jawa Timur untuk bisa mencicipi pecel ini, namun kini tidak lagi. Pasalnya, Bu Aminah sudah menjual pecel semanggi ini secara daring. Ia memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memperoleh keberhasilan.

Keahlian Aminah dalam mengolah pecel sendiri datang secara turun-temurun dari keluarganya. Sejak duduk di bangku sekolah, Aminah sudah rutin membantu sang nenek untuk memetik daun semanggi dan mengolahnya menjadi pecel semanggi. Dari kebiasaan inilah, ia bisa meraih sukses dengan meneruskan usaha yang telah dibangun neneknya dulu.

Berjualan Keliling
Sebelum bisa berjualan daring seperti sekarang, Aminah memutuskan untuk menjual pecelnya dengan cara keliling dari rumah ke rumah. Ia berjualan di daerah Sambikerep, Surabaya. Terik matahari yang panas tak pernah menghadang langkah Aminah untuk terus berjualan pecel semanggi secara keliling. 

Hanya saja, dari cara tersebut Aminah belum berhasil mendapatkan hasil yang maksimal. Hal ini sempat membuatnya ingin menyerah kembali dan mencoba usaha lain. Namun, berkat bergabung dengan kelompok pahlawan ekonomi wanita yang disediakan pemerintah Surabaya di tahun 2010 lalu, Aminah mengurungkan niatnya.

Ia tetap berjualan pecel semanggi setelah acara itu. Tentu saja, langkah yang dibuatnya agak berbeda. Langkah yang diambilnya sesuai dengan pengalaman dan motivasi yang ia dapat dari pelatihan di kelompok tersebut. Setiap ada event UKM di pemerintahan kota Surabaya, Aminah selalu datang.

Ia mencoba mempromosikan usaha pecel semanggi yang dimilikinya di acara tersebut termasuk menyebarkan kartu namanya. Tak sampai di situ saja, ia juga memulai promosi via internet dengan memanfaatkan salah satu ecommerce ternama di Indonesia. Hal ini pada akhirnya membuat Aminah banjir pesanan baik itu secara daring atau luring.

Dari hal itu, Aminah meraih untung yang cukup besar. Namun, tentu saja Aminah sampai saat ini masih membumi. Ia tak pernah membanggakan hasil kerja kerasnya ke mana-mana. Ia juga masih turut membantu orang di sekitar dengan membantu mengembangkan usahanya dan rekrut banyak orang untuk membantu bisnisnya serta memperbaiki ekonomi karyawan.

Asuransi Allianz Wakaf
Dengan kisah Aminah si penjual pecel, tentunya patut baginya untuk menerima anugerah asuransi Allianz wakaf. Ia turut berkontribusi membantu pengembangan masyarakat di sekitar. Dengan dana dari asuransi berupa asuransi jiwa dasar, asuransi cacat total dan lainnya, semua bisa bantu kehidupan Aminah dan orang di sekitarnya bisa lebih baik.

Tak heran bahwa Aminah bisa jadi salah satu orang yang berhak terima asuransi wakaf dari Allianz. Ia bisa jadi inspirasi banyak orang di sekitarnya bahwa bisnis yang maju pasti banyak tantangannya. Apa yang dirasakan Bu Aminah tentu banyak dirasakan orang lain juga. Dengan bantuan asuransi yang diberikan, Anda pun juga bisa memperoleh manfaatnya.

0 komentar:

Posting Komentar