Jumat, 10 April 2020

Efek Samping Ketika Mengaplikasikan Cara Memperbesar Penis

Foto: unsplash.com

Mengapa ya banyak pria yang ingin memperbesar ukuran penisnya? Ukuran penis sebenarnya bukanlah patokan terjaminnya kepuasan seksual. Namun, hal ini masih menjadi bagian penting dalam kehidupan para pria. Mereka beranggapan bahwa kejantanan dan maskulinitas dapat diukur dari seberapa besar ukuran penis yang dimiliki.

Dengan alibi itu lah, para pria kemudian mencari cara untuk memperbesar penis. Sudah banyak cara dan teknik bervariasi yang tersebar di internet. Satu persatu lama dibuka untuk mencari teknik yang dianggap paling efektif. Namun, apakah cara-cara tersebut memberikan efek permanen pada penis?

Tidak hanya manusia yang mengalami pertumbuhan, namun juga bagian tubuh manusia itu sendiri seperti halnya penis. Alat vital laki-laki ini tetap mengalami pertumbuhan terutama ketika memasuki masa pubertas dan akan berhenti berkembang saat laki-laki sudah beranjak usia 21 tahun.

Untuk ukuran penis normal pada pria dewasa yaitu.

  1. Penis berukuran 5 hingga 10 cm dalam keadaan tidak ereksi.
  2. Ukuran penis sekitar 12 hingga 19 cm dalam keadaan ereksi.
Perlu diingat bahwa ukuran penis tersebut bukan patokan, itu hanya gambaran secara global umumnya penis berukuran seperti itu.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UKURAN ALAT VITAL

Menurut studi yang dilakukan oleh Institute of Psychiatry, hanya ada sedikit pria yang memiliki ukuran penis di bawah normal dan biasa disebut dengan mikropenis. Ukuran di bawah normal ini akan terlihat jelas ketika penis dalam keadaan ereksi. Penis hanya akan mencapai 7.5 cm atau bahkan kurang dari itu.

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi besar atau tidaknya ukuran penis, seperti berikut ini.

1. Disfungsi ereksi

Brian Christine, seorang ahli urologi dari Urology Centers of Alabama, menyatakan bahwa laki-laki yang memiliki masalah disfungsi ereksi akan memiliki ukuran penis yang lebih kecil. Namun, seiring berjalannya waktu, keadaan ini akan membaik dengan sendirinya. Apabila disfungsi ereksi mendapatkan perawatan yang tepat, ukuran penis akan kembali normal dan sehat secara keseluruhan.

2. Operasi

Pria yang pernah melakukan operasi prostatektomi atau pengangkatan kelenjar prostat, akan memiliki penis yang terlihat lebih kecil. Hal ini lumrah bagi mereka yang melakukan operasi ini, karena operasi mengangkat bagian tubuh di area sekitar bagian dasar kandung kemih sebagai pengobatan kanker prostat.

3. Penyakit

Ada suatu penyakit yang menyebabkan penis menekuk ke atas atau bahkan ke samping dan biasa disebut dengan penyakit peyronie. Penyakit ini menyebabkan adanya jaringan parut yang tumbuh di area sekitar batang penis. Penyakit ini terjadi akibat adanya kecelakaan atau cedera ketika melakukan hubungan seksual.

EFEK SAMPING MEMPERBESAR PENIS

Banyaknya teknik yang dapat diterapkan juga memiliki efek sampingnya masing-masing. Berikut ini adalah cara umum memperbesar penis beserta efek sampingnya.

1. Menjaga berat badan

Salah satu cara ini adalah cara alami yang terbilang cukup aman. Dengan menurunkan berat badan, lemak yang tertumpuk akan menghilang. Karena biasanya lemak akan menumpuk di sekitar area penis dan menjadi penghalang, sehingga ukuran penis terlihat lebih kecil.

Apabila Anda memiliki berat badan berlebih, cara menurunkan berat badan dengan berolahraga memang terbilang sedikit berat. Terlebih lagi jika Anda termasuk orang yang jarang melakukan aktivitas.

2. Operasi

Cara memperbesar penis dengan operasi terdiri dari 3 cara, yaitu operasi ligamen, sedot lemak, dan implan penis. Dengan cara media tersebut, masih memiliki resiko bagi kesehatan. Operasi ligamen diharapkan dapat memperpanjang penis, namun dapat mengakibatkan kerusakan saraf.

0 komentar:

Posting Komentar